Jumat, 16 Maret 2012

pengalaman pribadi

M.Zulfikar.R my name and I was born in Jakarta and my experience was when I was in junior high schools MAN, at the time I was sitting in class two and then I followed the race between class music band to perform at the event three grade separations, the time that I and my group was preparing to attend the event to be held two weeks to come.Finally I and my group managed to pass the test to follow the race, after school we always take ourselves to practice for the band solidified itself to compete in the event even if we have to drain energy and spending money set aside for practice every day.Three days before the event was held the committee told us the song pop version with the nuances of each area we were surprised to hear from the committee, with the rush we are trying to create the best with the song that was popular at the moment with the feel of a typical area of ​​Java, we was really surprised how astonished we were able to finish the song arrangement with less than a day.Having created an arrangement that we do not waste time to practice to present to the committee which is none other than our art teachers, at the end of time in waiting for arrived when we settled down to wait their turn to display the results of our arrangement to the committee, the time when Our band berdeggup calling in my chest and when he got tight with the speed in which we feature the best to the committee with a sense of joy and fun, then we wait for the results of the bias penggumuman winners perform at the third grade separations.After a long wait finally result in the announcement as well but after hearing the results we were a little bit disappointed because we only get three and the winner can not perform at the third grade separations, the liver was disappointed but happy because we managed to get three winners in the race that participants have about 15 bands from all classes.This is what my story your story

Minggu, 30 Oktober 2011

EFISIENSI DAN EFEKTIFITAS POHON KELAPA SAWIT

Efisiensi dari Pohon Kelapa Sawit:
1.      Batang kelapa Sawit
Dari Batang kelapa kita dapat memanfaatkan nya menjadi Bahan Bagunan.
2.      Buah kelapa Sawit
Dari Buah kelapa terbagi lagi menjadi:
a.       Daging kelapa Sawit kita dapat memanfaatkannya untuk kebutuhan sehari-hari bisa untuk di makan secara langsung ataupun di jadikan bumbu masakan dan kita juga bisa memanfaatkannya sebagai minyak kelapa.
b.      Air kelapa Sawit kita dapat memanfaatkannya untuk di minum secara langsung  sebagai sumber tenaga seperti Minuman isotonic yang banyak beredar d kalangan masyarakat.
c.       Serabut Kelapa Sawit kita dapat memanfaatkannya sebagai alat pembakaran yang sangat bagus dan serabut kelapa juga sering digunakan sebagai alat untuk mencuci perabotan rumah tangga.
d.      Batok Kelapa Sawit kita dapat memanfaatkannya sebagai alat pemabakaran yang disebut arang
3.      Daun kelapa Sawit
Dari Daun kelapa kita dapat memanfaatkannya menjadi sebuah kerajinan tangan untuk merubahnya  menjadi tempat ketupat.

Efektifitas dari Pohon kelapa :

Minyak sawit digunakan sebagai bahan baku minyak makan, margarin, sabun, kosmetika, industri baja, kawat, radio, kulit dan industri farmasi. Minyak sawit dapat digunakan untuk begitu beragam peruntukannya karena keunggulan sifat yang dimilikinya yaitu tahan oksidasi dengan tekanan tinggi, mampu melarutkan bahan kimia yang tidak larut oleh bahan pelarut lainnya, mempunyai daya melapis yang tinggi dan tidak menimbulkan iritasi pada tubuh dalam bidang kosmetik.

Bagian yang paling populer untuk diolah dari kelapa sawit adalah buah. Bagian daging buah menghasilkan minyak kelapa sawit mentah yang diolah menjadi bahan baku minyak goreng dan berbagai jenis turunannya. Kelebihan minyak nabati dari sawit adalah harga yang murah, rendah kolesterol, dan memiliki kandungan karoten tinggi. Minyak sawit juga diolah menjadi bahan baku margarin.

Minyak inti menjadi bahan baku minyak alkohol dan industri kosmetika. Bunga dan buahnya berupa tandan, bercabang banyak. Buahnya kecil, bila masak berwarna merah kehitaman. Daging buahnya padat. Daging dan kulit buahnya mengandung minyak. Minyaknya itu digunakan sebagai bahan minyak goreng, sabun, dan lilin. Ampasnya dimanfaatkan untuk makanan ternak. Ampas yang disebut bungkil inti sawit itu digunakan sebagai salah satu bahan pembuatan makanan ayam. Tempurungnya digunakan sebagai bahan bakar dan arang.

Buah diproses dengan membuat lunak bagian daging buah dengan temperatur 90 °C. Daging yang telah melunak dipaksa untuk berpisah dengan bagian inti dan cangkang dengan pressing pada mesin silinder berlubang. Daging inti dan cangkang dipisahkan dengan pemanasan dan teknik pressing. Setelah itu dialirkan ke dalam lumpur sehingga sisa cangkang akan turun ke bagian bawah lumpur dan sisa pengolahan buah sawit sangat potensial menjadi bahan campuran makanan ternak dan difermentasikan menjadi kompos.